Langkah Menyelamatkan Dunia Dengan ISO 14001

Langkah Menyelamatkan Dunia Dengan ISO 14001

Berbicara tentang usaha penyelamatan lingkungan, tentunya setiap tanggal 5 juni akan kita temukan para aktifis lingkungan lagi dan lagi menyemarakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Hari dimana para aktifis berlomba-lomba dan saling bahu membahu mensosialisasikan mari kita Selamatkan Lingkungan Hidup di Dunia Yang Kita Cintai. Seperti yang dikuti pada sebuah media perihal pidato kepresidenan Bapak. Presiden RI Susilo Bambang Yudhiyono terkait dengan penghematan energi yang pendekatannya dari faktor ekonomi, melainkan seharusnya hemat energi bukanlah barang kemarin sore, dimana jelas hal ini sudah lama jadi bahan perbincangan masyarakat dunia.

Tentu apa yang terkutip dalam pidato tersebut, sangatlah era kaitanya dengan pengelolahan lingkungan dimana peran penggunaan energi sangat memberikan dampak langsung terhadap ekosistem dan lingkungan hidup di alam. Inilah yang menjadi PR para organisasi masyarakat dan para pemangku jabatan dalam industrialisasi modern. Kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan sangat diperlukan demi terjaganya kondisi alam demi masa depan yang lebih baik. Oleh karena itu dari sisi industri, adalah hal yang sangat mengharuskan apabila keterdesakan dalam menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan berdasarkan ISO 14001 yang merupakan bentuk kepeduliannya terhadap ekosistem alam bisa dilaksanakan dengan penuh kesadaran. Karena dengan kesadaran inilah kesuksesan dalam mengimplementasikan ISO 14001 bisa terlaksana dengan baik sebagai salah satu wujud partisipasi kita dalam menyelamatkan dunia.

Adapun langkah sukses dalam mengimplementasikan ISO 14001 yang diharapkan bisa menyelematkan duni dari kepunahan yaitu:

  1. Hendaknya semua organisasi melakukan kaji awal lingkungan kerjanya dengan melakukan audit kesesuaiab (GAP) antara yang dilakukan sehari-hari dengan persyaratan standar ISO 14001. Dengan berbagai macam metode seperti:  interview pada beberapa key personnel,kuesioner, review rekaman dan kunjungan lapangan.
  2. Lakukan langkah untuk mengidentifikasi resiko terhadap pekerja dan kesehatan kerja para pekerja. Dan hal ini belum mencakup identifikasi dampak lingkungan yang terjadi dalam proses produksi produk/jasa yang selama ini dilaksanakan. Dan hal ini berbeda yaitu tidak sama dengan studi AMDAL ataupun Dokumen Pelaporan UKL UPL perusahaan. Karena implementasi ISO 14001 lebih terperinci dan spesifik dari AMDAL maupun UKL UPL.
  3. Organisasi membuat team ISO untuk melaksanakan sistem yang nantinya akan menjadi satu kesatuan dengan sistem lainnya seperti: terintegrasi dengan ISO 9001 maupun SMK3 OHSAS 18001. Dimana salah satunya menunjuka seorang manajer yang akan memimpin program dan memberikan laporan kepada top manajemen. Bisanya disebut sebagai Wakil Manajemen Lingkungan (Environmental Management Representative, EMR) bagi setiap Delivery Unit.

Itulah sedikit bagian yang perlu kita lakukan dalam upaya menyelematkan dunia dari kepunahan akibat kerusakan ekosistem alam yang semakin parah, adanya ISO 14001 sebagai standar pengelolahan manajemen lingkungan diharapkan mampu memberikan tindakan pencegahan dan perbaikan secara menyeluruh disetiap titian hidup masyarakat dunia. Tidak ada kata tidak untuk menyelamatkan dunia yang kita cintai ini. Mulai dari diri kita, mulai dari yang termudah, saat ini dan untuk selamanya.

Untuk perusahaan/organisasi saat ini kebutuhan dalam memiliki sertifikat ISO 14001 sangat fundamental. Atas dasar hal tersebut BMD Street Consulting memberikan Jasa Konsultan ISO 14001 yang sangat direkomendasikan untuk para perusahaan/organisasi/instansi yang akan membangun/mengembangkan sistem manajemen lingkungan di perusahaan. Untuk mengetahui lebih lanjut Jasa Konsultan ISO 14001 yang kami sediakan, silahkan hubungi Kontak Kami dengan senang hati kami membantu kebutuhan organisasi/perusahaan/instansi bapak ibu sekalian.

Share this post

Post Comment