Implementasi QCC Untuk Meningkatkan Produktifitas di Rumah Sakit – Dalam kesempatan kali ini penulis ingin sedikit membahas terkait implementasi QCC, salah satu kasus yang dibahas adalah penerapan QCC di rumah sakit.

Salah satu pusat pelayanan kesehatan yang menjadi kebutuhan pokok manusia saat ini adalah rumah sakit. Tujuan dari di dirikan rumah sakit adalah salah satunya untuk memberikan pelayanan, perawatan, membangun sumber daya dan manajemen yang kokoh baik dari sisi medis dan organisasi serta kemudahan pelayanan kepada setiap pasien.

Dalam rangka untuk menjadi rumah sakit yang berpegang pada pasien-oriented serta mengejar produktifitas yang lebih tinggi, rumah sakit telah menentukan keunggulan-keunggulan seperti perawatan medis, pelayanan yang ramah, kinerja manajemen dan perbaikan terus-menerus sebagai kebijakan mutu tertinggi. Atau yang sering disebut juga Total Quality Management (TQM). Karena tidak disangsikan lagi setiap aktivitas yang mengimplementasikan TQM dapat meningkatkan proses dan memberikan layanan yang lebih baik kepada pelanggan.

Tahapan di dalam menerapkan kegiatan QCC di rumah sakit dapat dilaksanakan dalam beberapa rangkaian kegiatan. Yaitu : pelatihan, membentuk grup-grup QCC dan menjalankan tema QCC.

Pada tahapan pertama, yaitu pelatihan. Tujuan dari tahapan pertama ini adalah memberikan pemahaman kepada seluruh karyawan rumah sakit yang terdiri dari petugas administrasi, perawat dan dokter, mengenai materi QCC. Hal-hal apa saja yang perlu difahami oleh seluruh karyawan disampaikan pada saat tahapan pelatihan ini. Selain itu memberikan ide dasar  mengenai tema-tema yang akan diangkat. Sehingga, hal ini akan dapat menumbuhkan keinginan para karyawan untuk ingin dan mampu melakukan.

Tahapan kedua, yaitu membentuk circle atau grup QCC. Tahapan ini bertujuan agar para karyawan rumah sakit mulai mempraktekkan apa yang sudah didapat pada tahan pelatihan yang sudah diikuti sebelumnya. Jumlah anggota QCC dapat berkisar di angka 5 – 10 orang. Terlalu banyak maupun terlalu sedikit anggota dikhawatirkan tidak efektif terhadap kegiatan circle tersebut. Untuk QCC, anggota circle harus berasal dari departemen atau unit kerja yang sama. Hal ini bertujuan agar setiap anggota memahami permasalahan yang akan diangkat menjadi tema circle.

Tahapan ketiga, pelaksanaan QCC.QCC yang sudah terbentuk sudah mulai menerapkan materi QCC dengan mencari tema permasalahan dengan menggunakan metode yang merupakan tools/ alat. Untuk memecahkan suatu permasalahan yang diangkat menjadi  tema, anggota circle harus mengadakan pertemuan, untuk membahas sesuai dengan langkah-langkah pada tools yang dipergunakan. Langkah-langkah tersebut dikenal dengan 8 Langkah Perbaikan (8 Steps Improvement). Langkah-langkah itu adalah : menentukan tema, menganalisa sebab akibat, menemukan permasalahan, merencanakan tindakan perbaikan, melaksanakan tindakan perbaikan, memeriksa hasil & dampak perbaikan, standarisasi dan rencana berikutnya. Satu tema permasalahan yang diangkat menjadi tema, umumnya dapat dilaksanakan dalam waktu 6 bulan. Hal ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Dengan menerapkan di QCC di rumah sakit, dapat diharapkan permasalahan-permasalahan saat ini yang sering terjadi dapat terselesaikan. Hal ini akan memperbaiki proses-proses yang dimiliki oleh rumah sakit. Sehingga pada akhirnya, diharapkan kinerja perusahaan akan meningkat menjadi lebih baik dan mencapai kepuasan pelanggan

BMD Street Consulting sebagai provider Training Centre & Productivity Consultant telah berpengalaman dalam menerapkan QCC di organisasi, didukung oleh tim ahli yang berpengalaman dan kompeten di bidangnya. Jika para pembaca sekalian membutuhkan Jasa Konsultan QCC baik untuk kebutuhan implementasi ataupun hanya pembekalan pengetahuan kepada internal SDM jangan segan untuk menghubungi kami di No.tlp: 021-7563091 Mobile: 0813 8280 7230 Email: info@bmdstreet.com